Yakinlah, ada sesuatu yang menantimu setelah banyak kesabaran (yang kau jalani), yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit. -Ali bin Abi Thalib-
Salah satu quotes dari Ali bin Abi Thalib yang sengaja aku tempel tepat di depan meja kamarku. Sembari makan, sembari belajar, sembari nonton, sembari membaca buku, aku bisa dengan jelas melihat quotes itu.
Tidak mudah memang berdamai dengan kekecewaan dan kepedihan. Ya, mau dicoba sekuat apapun aku cuman manusia biasa. Menerima kenyataan dan mengobati luka hati itu ga mudah.
Setiap hari setiap bangun tidur, hal pertama yang selalu aku lakukan setelah berterima kasih pada Allah swt adalah berterima kasih pada diriku sendiri. Berusaha menyemangati diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja. Apa yang kita lalui sudah bagian dari irisan takdir Allah swt. Dan takdir Allah swt tidak mungkin salah.
Allah swt mensifati diri-Nya dengan Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Jadi, apapun yang terjadi pada kita pasti karena Allah swt sayang.
Aku juga sadar apapun yang terjadi sekarang karena kesalahan aku sendiri. Terlalu bergantung pada manusia. Manusia yang sudah pasti punya ego dan kebutuhannya masing-masing. Sampai-sampai aku lupa kalau manusia tidak selalu bisa memegang janji-janjinya.
Saat ini, setiap hari yang bisa kulakukan hanya berdoa dan bersabar. Yakin kalau Allah swt pasti akan menguatkan dan mengganti dengan yang lebih baik. Semua yang sudah terjadi, jadi pelajaran berharga yang amat mahal nilainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar