QS. Yusuf Ayat 90
Mereka berkata, “Apakah engkau benar-benar Yusuf?” Dia (Yusuf) menjawab, “Aku Yusuf dan ini saudaraku. Sungguh, Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami. Sesungguhnya barangsiapa bertakwa dan bersabar, maka Sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik.”Minggu, 15 Agustus 2021
Kamis, 12 Agustus 2021
Senin, 09 Agustus 2021
Kamis, 05 Agustus 2021
Senin, 02 Agustus 2021
Pahit di dunia, manis di akhirat.
Semua kenikmatan di dunia hanya sesaat. Tidak akan kekal, bahkan akan diminta pertanggungjawabannya di hari akhir kelak.
Ingatlah kisah Rasulullah ﷺ dan Umar bin Khattab.
Sayyidina Umar bin Khattab menangis saat meilhat Rasulullah tidur di atas tempat tidur yang seperti itu. Ketika melihat tangisan Sayyidina Umar, Rasulullah pun bertanya: “Mengapa engkau menangis, Wahai Umar?”.
Sayyidina Umar pun menjawab: “Saya teringat Kisra (raja Persia) dan Kaisar (raja Romawi). Anda adalah Nabi Allah, tidur di tempat seperti itu. Sementara mereka tidur di atas ranjang-ranjang emas, dan pakaian mereka adalah kain-kain sutera yang bagus,”.
Mendengar hal ini, Rasulullah SAW kemudian berkata: “Wahai Umar, apakah kamu tidak ridho jika mereka hanya memperoleh hal itu di dunia saja, sementara nanti akhirat hanya akan menjadi milik kita?”.
Sabtu, 31 Juli 2021
Jumat, 30 Juli 2021
Letter to you
Yakinlah, ada sesuatu yang menantimu setelah banyak kesabaran (yang kau jalani), yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit. -Ali bin Abi Thalib-
Salah satu quotes dari Ali bin Abi Thalib yang sengaja aku tempel tepat di depan meja kamarku. Sembari makan, sembari belajar, sembari nonton, sembari membaca buku, aku bisa dengan jelas melihat quotes itu.
Tidak mudah memang berdamai dengan kekecewaan dan kepedihan. Ya, mau dicoba sekuat apapun aku cuman manusia biasa. Menerima kenyataan dan mengobati luka hati itu ga mudah.
Setiap hari setiap bangun tidur, hal pertama yang selalu aku lakukan setelah berterima kasih pada Allah swt adalah berterima kasih pada diriku sendiri. Berusaha menyemangati diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja. Apa yang kita lalui sudah bagian dari irisan takdir Allah swt. Dan takdir Allah swt tidak mungkin salah.
Allah swt mensifati diri-Nya dengan Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Jadi, apapun yang terjadi pada kita pasti karena Allah swt sayang.
Aku juga sadar apapun yang terjadi sekarang karena kesalahan aku sendiri. Terlalu bergantung pada manusia. Manusia yang sudah pasti punya ego dan kebutuhannya masing-masing. Sampai-sampai aku lupa kalau manusia tidak selalu bisa memegang janji-janjinya.
Saat ini, setiap hari yang bisa kulakukan hanya berdoa dan bersabar. Yakin kalau Allah swt pasti akan menguatkan dan mengganti dengan yang lebih baik. Semua yang sudah terjadi, jadi pelajaran berharga yang amat mahal nilainya.
Kamis, 29 Juli 2021
To you who currently in struggle
To You,
who currently in struggle...
It's okay to cry..
It's okay to be sad..
we are human, after all..
But remember, you are not alone.
every single one of us struggle.
Our struggles might differ..
But our main source of comfort and ease, Allah swt Himself, does not.
Always have faith in Allah's plan. And believe that He always give you what is the best for your life.
May Allah swt ease our hardships and turn the darkness in our life to happiness. aamiin.Rabu, 28 Juli 2021
Q.S Surat Hud ayat 15-16
Hendaklah kita memiliki sifat zuhud. Tidak terlalu berharap balasan akan perbuatan baik kita di dunia karena sesungguhnya:
Allah berfirman dalam surat Ad-duhaa ayat 3:
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).
Q.S Al-Baqarah 211
Tanyakanlah kepada Bani Israil, berapa banyak bukti nyata yang telah Kami berikan kepada mereka. Barang siapa menukar nikmat Allah setelah (nikmat itu) datang kepadanya, maka sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.
Janganlah kita khufur terhadap nikmat Allah subhanallahu wa'taala...
Karena jika kita kufur sungguh siksa Allah amat pedih.
Sabtu, 06 Maret 2021
Tenang masih ada Allah
Ya Mughniii...
Wahai dzat yang Maha Mencukupi...
Engkau yang mencukupi kebutuhan langit dan bumi..
Engkau yang mencukupi kebutuhan makhluk-makhlukMu
Ya Mughnii...
Engkau yang maha mencukupi, maka cukupilah diri ini.
Ya Al Qawiyyu...
Dzat yang Maha Kuat...
Kuatkan...
Q.S Ali ‘Imran Ayat 26
قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Ya Samii...
Kau dzat yang Maha mendengar...
Aku bergantung padamu
Dari semua kesedihan, kepedihan dan kesulitan.
Aku yakin kau ada.
07 Maret 2021
Alhamdulillah hari ini Allah masih kasih usia.
Semalam qadarullah Allah kasih nikmat tidur 2 jam.
Masya Allah.
Allah kasih kekuatan.
Allah sayang.
Allah ga tinggalkan.
Banyak dosa, banyak salah. Semoga Allah maafkan.
Iya, inilah aku sekarang.
Allah selamatkan
Semoga, Allah berikan pertolongan berjalan di jalan-Nya.
Sabr
Allah ada.
Allah takdirkan, Allah sayang.
Semoga Allah rubah tangisan di waktu kini jadi senyuman bahagia di masa datang.
Percaya bahwa Allah sudah mengatur segalanya.
Bersyukur Allah arahkan yang terbaik.
Allah sayang maka Allah uji dengan kesedihan.
Berat, sakit, seperti menelan pil pahit.
Tapi harus ikhlas.
Allah ada.
La Tahzan
La Tahzan... Jangan bersedih..
Dunia ini cuma sementara..
Gapapa,
Kita disakiti..
Kita direndahkan...
Kita dibohongin...
Sabar...
Maafkan....
Ingat:
Q.S Ad-Dhuha 93:4
وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ
"Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)."
Yuk cari bekal untuk kita pulang.
Gapapa capek, sedih, terluka.
Allah ada, Allah tahu.
Q.S Ad-Dhuha 93:4
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ
"Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu".
Dunia memang tempatnya capek, Sri.
Sabar ya.
Q.S Ad-Dhuha 93:5
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰٓ
Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.
Jumat, 05 Maret 2021
06 Maret 2021
Bismillah.
Alhamdulillah hari ini kondisi badan lebih enak. Semalam badan yang memang sudah capek akhirnya bisa tidur beberapa jam. Subhanallah. Allah maha baik.
Setelah menghabiskan hampir 48 jam ga bisa tidur.
Terima kasih ya Allah.
Hari ini diusahakan ga boleh overthinking.
Harus banyak sabar dan mendekat ke Allah swt.
proses buat sembuh ini memang ga tahu sampai kapan dan butuh waktu berapa lama. Tapi insya Allah atas ijin Allah semoga ga terlalu lama. Harus terus berjuang menguasai emosi dan perasaan.
Kamu tidak sendiri sri.
Allah bersamamu.
Kamis, 04 Maret 2021
Ya Rabb
Bantu aku ya Rabb.
buat orang lain ini mungkin perkara mudah, tapi tidak untukku.
buat orang lain mungkin dapat sembuh dengan cepat, tapi aku butuh waktu lebih lama.
sungguh aku berserah dan pasrah.
Ini jalan yang kau pilihkan,
beri aku kekuatan.
Aku marah, kecewa dan ingin sekali membalas.
tapi aku tahu Kau menginginkan aku untuk memaafkan.
Sami'na wa atto'na
Aku taat ya Rabb.
Tapi mohon beri aku kekuatan.
Untuk melihat tangisan ibuku, untuk memendam rasa sakit di dadaku, untuk menghadapi perasaan kecewaku.
Aku butuh Engkau ya rabb.
Bismillah
Sri yuk bangkit,
jangan larut dalam kesedihan terlalu lama.
yang pergi sudah pergi ga akan kembali.
seberapapun kamu menangis, meminta dan mengemis, jika orang itu ingin pergi dia akan tetap pergi.
biarkan dia pergi.
kamu harus tetap hidup dengan lebih baik.
you deserve it.
Tidak perlu menyesali yang sudah terjadi.
kamu sudah cukup berjuang, mempertahankan dan bahkan sama merendahkan diri kamu.
Tapi sekali lagi, yang tulus mencintai akan berjuang sampai akhir dan tidak akan beranjak pergi untuk kebahagian dia sendiri.
Allah sayang kamu.
Maka Allah tidak membiarkan kamu bersama orang yang tidak mencintai kamu.
Yuk bangkit,
jangan siksa diri kamu yang sudah disakiti.
Dia sudah bahagia, bahkan mungkin sudah melupakan kamu.
yuk pelan-pelan.
Ini pasti ga mudah buat kamu, tapi ada Allah.
bersandar pada dzat yang maha pengasih dan penyayang.
Jangan kalah dengan orang yang menyakiti kamu.
Ingat ini bukan hanya demi kamu, tapi juga demi orang tuamu, keluargamu dan orang-orang yang sayang padamu.
05 Maret 2021
Rasanya seperti meneguk kopi bergelas-gelas.
Hari ini sudah hari kesekian belum juga bisa tidur nyenyak.
Terkadang baru bisa tidur ketika badan sudah terlampau lelah, bisa 2 hari atau bahkan 3 hari.
Sungguh,
Dosaku pasti terlampau besar hingga untuk menggugurkannya perlu waktu dan rasa sakit yang begitu panjang.
Dada masih saja sesak,
sesekali air mata mengalir tanpa terasa.
Terlebih, ketika secara tak sengaja melihat wajah ibu yang menangis diam dalam sholatnya.
Maafkan ya ibu.
Cuman doa yang bisa aku panjatkan agar Allah membalasmu dengan surga.
Aku tahu saat kau melihat aku tidak bisa tidur, kau pun turut menemani.
Minggu, 14 Februari 2021
Aku dan Kebodohanku
Hari ini akhirnya aku memutuskan untuk menulis lagi.
Saat dada terasa sesak
Saat air mata mulai kering
mulut mulai malu berucap
tapi hati tak kunjung mau diajak kompromi.
Melepaskan, ini pasti yang terbaik.
kata yang begitu indah namun sayang menjadi kata terberat yang bisa dijadikan senjata.
aku menunggu 3,5 tahun untuk bersama dia di pelaminan. melepaskan ego, membuang satu persatu standar ideal dalam hubungan, memahami dan mengenggam luka agar tetap bersama.
aku pikir itu cukup untuk membuatnya tetap bertahan.
Namun, takdir berkata lain. saat aku masih larut dalam doa memperjuangkan hubungan kita. dia justru telah siap berlayar dengan kapal yang baru. meninggalkan aku di dermaga dgn kapal yang telah terkoyak.
tak sedetikpun dia memandang ke belakang, walau hanya untuk memastikan kapalku baik-baik saja.
Jika dia berharap ini yang terbaik bukankah dia terlalu egois pergi terlalu cepat. tidakkah dia terlalu jahat meninggalkan aku kemudian berlayar dan membiarkan kapalku karam diterpa ombak? kenapa pergi untuk bahagia di saat aku untuk bernafas saja sulit.
Aku berusaha hidup menggenggam semua kesedihan.












